Cheer Me Up

"I wrote everything and I don't care what do you think"

Selasa, 22 Desember 2009

As Dark As Guenia

Oke, mungkin semua orang yang menyelami olahraga ini (meskipun bukan olahraga selam menyelam) pernah merasakannya. bermain menantang matahari, dan merasakan bagaimana itu membakar kulitmu. oh tidaaak, im getting darker now.

aku mencintai olahraga ini, dan itulah mengapa aku bertahan. tapi bukan berarti ini dengan seenaknya membakar kulitku. dan sekarang my skin is as dark as guenia, oh my god. kupikir tak kan separah ini. tapi ternyata iya.

sangat stres karna di mana elo berada orang hanya akan berkata 'elo lebih item dari gue sekarang' atau 'kamu jadi makin keliatan kayak anak papua mbak, udah hitam bibirnya juga hitam, tuh liat deh anak itu (nunjuk pengamen perempuan) iya kamu kayak anak itu sekarang' atau mungkin 'kamu pake citra deh mbak biar putihan atau pake itu krem yang dari arab yang ibu beliin atau facial kek'. oke menyebalkan melihatku bagi mereka sama saja dengan berada dalam bencana.

dan yang harus dipikirkan adalah bagaimana mendapatkan mukaku kembali sebelum liburan ini berakhir. dan kalo nggak kembali, namanya gue minta dikatain orang-orang.

bagaimana caranya? ini akan sangat sulit. eh udah liat iklan aqua yang baru? mirip gue yah orangnya. eh tapi bener deh mukanya nggak mirip karna dia nggak punya tahi lalat di bawah idung. tapi yang penting tuh warna kulitnya, mirip dengan gue yang sekarang. ah sudahlah lebih baik kita hentikan saja.

terima kasih kaka, bapak, ibu semua karna sudah mau liat blog saya

salam dari beta untuk semua

Rabu, 16 Desember 2009

bulcup xi

hello yu guys, long time not posted. this blog being disappear. but you dont need to worried, now I'm here and I have so many story to share. like this one. so stay there and read.

minggu ini c'est terrible. capek sekali minggu ini. kita bulcup tiap hari sampe suara gue abis karna kerjaannya di BO teriak-teriak mulu. but overall it was so awesome. ya biarpun harus puas dengan peringkat ke-4 tapi kita bisa berbangga hati karana kita bermain bagus dan pure anak labschool cecece. boleh lah berbangga sedikit biarpun beberapa hari belakangan cuma bisa teriak-teriak dari BO tapi itu seruloh.

dan berhari-hari di BO menelurkan kata-kata ini:
'THAT'S WHAT WE CALLED RED HOT MOMMA, RED HOT!!!'
cool kan? haha, biasa aja sih. tapi kalo lo liat gue ngomong. wuah napsu pengen gaplok pasti. haha, bayangin aja gue teriak dari BO dengan gaya seperti orang-orang berkulit hitam dan urat yang menggeliat dari dalem leher. ets kelupaan, dengan badan yang bergoyang-goyang seperti cacing kepanasan. dan orang-orang sekitar yang ada disana hanya bisa diam dan tertawa.

tapi nggak sepanjang pertandingan juga gue teriak kayak gitu. kalo sepanjang pertandingan mah gue udah diusir kali sama panitianya dan kesannya nyari mati banget. jadi kata-kata itu gue keluarkan kalo my RED HOT getting HOT than before. dan biarpun hanya duduk-duduk di BO. tapi gue seneng bisa jadi bagian dari bulungan kemarin, so much fun and so much sun.

psst.. ini postingan lama tapi baru dilanjutin jadi baru di publish

Sabtu, 28 November 2009

a tiring day

Lelaaaaaaaah aaaaaaaa. Hari ini capek banget. Nggak cuma capek badan karna softball capek hati juga. Wanna hear my story?

Tadi pagi bangun kesiangan jadi gedabak gedubuk. Mana supir bajaj andalan gue sedang tak bisa diandalkan karena kakinya membengkak. Akhirnya naik bajaj lain. Terus ceritanya kt mampir ke tukang fotokopi dulu karena pf nitip fotokopian gt. Tapiya fotokopinya pada susah gt karna msh pagi. Akhirnya dapet kan tuh diujung. Nah, kan ada bapak-bapak gtkan duduk di dalem arena fotokopian. Gue pikir dia yang punya. Berkali kali gue kasih isyarat bibir tapi gue belom sadar juga. Sampe akhirnya dia pergi meninggalkan tempat fotokopian sama salah satu pembeli. Dan ya, itu sangat teramat memalukan. Tapi itu baru yang pertama, masih banyak peristiwa memalukan lainnya.

Terus dari tukang fotokopian berlanjut ke sekolah. Adek gue bulutangkis, gue nemenin nenek gue cari taksi bentar terus caps deh ke senayan naik busway. Tadinya mau ikut uti sampe ke pasar rumput. Tapi ternyata aku keliru, hihi. Uti bilang ginikan 'iya nantikan dari pasar genjing tinggal lurus ajakan gampang jadinya' dan dengan bagusnya gue mikir pasar rumput=pasar genjing, gue binggung sendiri waktu uti bilang lurus aja karna perasaan gue bilang pasar genjing itu di manggarai (ya saya tau ini bodoh). Hingga akhirnya di dalem busway gue sadar bahwa pasar genjing dan rumput itu berbeda. Haha, tadidong gue di busway bareng sama miss-miss bahasa inggris. Tapi bukan bu ilalang. Kalo bu ilalang mah udah gue apain tau. Haha cande bu. Tapi akhirnya gue kepisah jauh sama miss ersa ya kalo nggak salah namanya. Maklumlah hari-hariku dipenuhi oleh ilalang (ini lebay, ketemu ame die emang cume due hari tapi tugasnye masyAllah tiap hari rasenye ade aje dah). Oke sepertinya emosi jiwaku mulai bergejolak.

Akhirnya nyampe kan, tapi telat. Padahal gue yg bilang jam 7.30 kalo nggak jam 8 e dasar kebo emang jadi bangunnya siang. Nah disini mulai hot nih. Ya gimanaya namanya juga RED HOT, haha (anya apabgt).

Butttttt...
I have to go sleep now. Tomorrow i have to wake up earlier. I'm going to spend my morning in the kitchen and prepare some food. Hope they're gonna like it :.).

Big love,
anyallien :.)

a tiring day

Lelaaaaaaaah aaaaaaaa. Hari ini capek banget. Nggak cuma capek badan karna softball capek hati juga. Wanna hear my story?

Tadi pagi bangun kesiangan jadi gedabak gedubuk. Mana supir bajaj andalan gue sedang tak bisa diandalkan karena kakinya membengkak. Akhirnya naik bajaj lain. Terus ceritanya kt mampir ke tukang fotokopi dulu karena pf nitip fotokopian gt. Tapiya fotokopinya pada susah gt karna msh pagi. Akhirnya dapet kan tuh diujung. Nah, kan ada bapak-bapak gtkan duduk di dalem arena fotokopian. Gue pikir dia yang punya. Berkali kali gue kasih isyarat bibir tapi gue belom sadar juga. Sampe akhirnya dia pergi meninggalkan tempat fotokopian sama salah satu pembeli. Dan ya, itu sangat teramat memalukan. Tapi itu baru yang pertama, masih banyak peristiwa memalukan lainnya.

Terus dari tukang fotokopian berlanjut ke sekolah. Adek gue bulutangkis, gue nemenin nenek gue cari taksi bentar terus caps deh ke senayan naik busway. Tadinya mau ikut uti sampe ke pasar rumput. Tapi ternyata aku keliru, hihi. Uti bilang ginikan 'iya nantikan dari pasar genjing tinggal lurus ajakan gampang jadinya' dan dengan bagusnya gue mikir pasar rumput=pasar genjing, gue binggung sendiri waktu uti bilang lurus aja karna perasaan gue bilang pasar genjing itu di manggarai (ya saya tau ini bodoh). Hingga akhirnya di dalem busway gue sadar bahwa pasar genjing dan rumput itu berbeda. Haha, tadidong gue di busway bareng sama miss-miss bahasa inggris. Tapi bukan bu ilalang. Kalo bu ilalang mah udah gue apain tau. Haha cande bu. Tapi akhirnya gue kepisah jauh sama miss ersa ya kalo nggak salah namanya. Maklumlah hari-hariku dipenuhi oleh ilalang (ini lebay, ketemu ame die emang cume due hari tapi tugasnye masyAllah tiap hari rasenye ade aje dah). Oke sepertinya emosi jiwaku mulai bergejolak.

Akhirnya nyampe kan, tapi telat. Padahal gue yg bilang jam 7.30 kalo nggak jam 8 e dasar kebo emang jadi bangunnya siang. Nah disini mulai hot nih. Ya gimanaya namanya juga RED HOT, haha (anya apabgt).

Butttttt...
I have to go sleep now. Tomorrow i have to wake up earlier. I'm going to spend my morning in the kitchen and prepare some food. Hope they're gonna like it :.).

Big love,
anyallien :.)

Selasa, 24 November 2009

have you heard this?

sudahkah kau mendengarnya?

Oprah Winfrey akan mengakhiri karirnya sebagai presenter talkshow yang telah melambungkan namanya 'The Oprah Winfrey Show' dan memilih untuk bekerja di balik layar dan mengembangkan production housenya. dandandan tanggal yang dia pilih sebagai hari pensiunnya adalah 9 SEPTEMBER 2011. Jadi, kalo dilihat lagi 9911, kewl. haha sebetulnya nggak ada hubungannya juga sih sama gue. tapi gue jadi sedih karena tandanya kita akan kehilangan 'the queen of talkshow' haha. aneh ya, padahal kerjaan gue kan di kata-katain oprah mulu tapi gue nggak pernah malu atau marah. seneng malah, haha. mungkin dia ngatainnya emang karena ras (baca: kulit gue yang hitam), tapi sebenernya oprah itu lebih berarti dan berharga dari hanya sekedar perempuan berkulit hitam.

ya dikatain oprah gue malah seneng, jujur aja sih ya. karna gue kagum sama cara dia bangkit dari keterpurukkan setelah dia di lecehkan oleh sepupunya sendiri. terus dia harus tinggal sama bapaknya yang disiplin keras karena ibunya tidak menyanggupi tingkah lakunya yang liar. sampai akhirnya dia bersumpah kalo dia bisa betah tinggal sama bapaknya dia akan merubah sikapnya. dan akhirnya dia pun berubah total mulai dari tingkah laku sampai nilai-nilai disekolahnya membaik. dia punya hati dan tujuan hidup yang mulia. hihi bahasanya.

jadi gue nggak pernah marah kalo mereka bilang begitu. ya meskipun mereka berniat mengejek tapi gue malah justru mau membuktikan sama mereka kalo gue bisa seperti oprah dan oprah itu lebih baik dari yang mereka kira (weee prok-prok-prok). bagus sekali bahasaku hari ini.

dandandandan taukah anda, setelah mengetahui bahwa oprah hendak pensiun. diriku tergugah untuk melanjutkan perjuangannya di panggung hiburan<---norak ya. iya jadi sekarang gue berangan-angan punya talkshow sendiri juga kaya oprah. poor anya :.(

Selasa, 17 November 2009

Ayo Lihat Kegombalan Saya

hehe, ini sebenernya tugas bahasa indonesia. disuruh pak rasman bikin syair gitukan hasilnya jengjengjenggggg. jangan kaget ya, bahasanya gombalita sekali ini, hihi. maklum aku lagi kasmaran (nggakdeng). lihat hasil syairnya:

judulnya sih balada sang pembalap tapi terserah kalian mau kasih judul apa.

Ini kisah seorang pemuda
Yang berjuang dengan mobil balapnya
Demi mewujudkan cita-cita
Dan mengharumkan nama bangsa

Berawal ketika ia masih di sekolah dasar
Ia memulainya di arena balap gokar
Potensinya pun semakin besar
Kesempatan untuknya pun semakin lebar

Memang ia terlahir untuk melakukan ini
Membalap tiada henti
Meski pernah terancam tidak dapat melakukannya lagi
Namun semangatnya tak pernah mati

Sekencang mobilnya melaju
Secepat jantungnya berpacu
Semangatnya tak lekang oleh waktu
Semua itu demi ajang formula satu

I guess, you know who is he. fine, bahasaku gombelita dan vulgar sekali, mau dibilang jelek pamer norak terserah. gue cuma mau cerita saja sama kalian kalau gue habis bergombal-gombal ria dengan syair buatan gue.

Minggu, 15 November 2009

waving good bye

Ayah dan ibu sudah berangkat kemarin, sudah tiba malah. Alhamdulillah mereka tiba dengan selamat. Pagi tadi ibu nelfon, rasanya nggak ditelfon bertahun-tahun (saya tahu ini berlebihan). Tapi dari kemaren rumah sepi sekali tanpa mereka.

Pagi tadi kalo ibu nggak nelfon mungkin gue masih tidur kali sampe siang. Rasanya legaaaa selega-leganya setelah mendengar suara mereka. Tapi tadi pagi cuma sebentar banget nelfonnya, masih mau cerita banyak. Tapi pas ditelfon lg bukan suara ibu yang kudengar melainkan suara orang arab (baca: mailbox).

I really wanted their call. Ya Allah baru sebentar saja kangen sekali. Ya wajar sih soalnya jujur aja ayah-ibu tuh nggak pernah pergi bareng. Mentok-mentok ke kondangan berdua karena anak-anaknya les. Bukan masalah pergi berduanya juga tapi jauhnya? Mana tahaaaaaan. 11 jam diudara itu artinya 11 jam nggak ada kabar belum lagi kalo perjalanannya masih harus dilanjutin pake bus atau onta(nggak tau deng) dan kalo nyampe sananya malem, toko-toko yg jual nomer hp udah tutup kali. Artinya harus nunggu esok paginya baru bisa nelfon ke Indonesia.

Baru kerasa deh kangennya. Padahal kalo dirumah bisanya cuma berantem, tu. Whoops, ketauan. Hehe, tapi itu dulu karna sekarang gue sedang memperbaiki diri menjadi lebih baik. Gue nggak mau semakin banyak cermin yang memantulkan bayangannya ke arah gue. Elah, Nya. Pantulin aje lagi pake jidatlu susah amet -_--- (isn't that easy). Gue nggak mau sikap gue semakin merugikan orang lain.

Kenapa postingan ini terasa ngalor ngidul menjauh dari judulnya? Cerita kemaren-kemaren ajaya.

Jum'at 131109
finally, tgs sosiologinya selesai juga, hihi. Seru nih, ceritanya gue pf ica dan espe kan naik mblnya daus. Sebelum sebelum dan sebelumnya kita minjem handycam kan sama aji. Karena pitcher gahar nan cantik kita (espe. Hehe pardon, pe) lupa bawa. Di pinjemin kan tapitapitapi batrenya abis kurang tulol apelah ituorang. Akhirnya kt numpang nge-charge dulu. Untungnya kuat sampe 1 jam. Terusterusterus kt pamit kan bang epeng (orang yg ada di video/narasumber). Kembalilah kita menuju mbl masing-masing.
Tiba-tiba....
Espe dikejutkan oleh sebuah sms dari orang yang tidak diharap kan yang berbunyi:
'gimana pe handycamnya bisa?' ya kira-kira begitulah bunyi smsnya
hiiih nyari kesempatan dasar. Keliatan banget kan? Untungnya espe masih berbaik hati. Terus espe kayak bales gitukan, kira-kira gini: 'nggak tau handycam nya nggak sama gue' atau 'bisa, mau dibalikin kapan?' gue lupa.
Tapi tiba-tiba orang yg tak diharapkan itu membalas seolah-olah usahanya sia-sia. 'lah? Emang di siapa handycamnya?'
dibalas kembali, kira-kira seperti ini: 'di ihsan, mau dibalikin kapan?'
yang tak diharapkan pun kembali menjawab: 'terserah elo aja pe mau di balikin kapan, lagi ngapain pe?'
dan pf yang melihat hal tersebut langsung bertanduk kaya ibu kost yang dibohongin sama anak kostnya<--lebay. Haha, pardon. Tapi wajar sih gue menyaksikan dgn mata kepala gue sendiri dia bicara gini nih: 'ya kalo bisa sih besok pagi soalnya kayaknya kelompok gue mau pake syalala'.
Kemudian dibalas lah oleh espe (sebetulnya gue yg nyuruh jawab gitu abis gondok jg sih): 'lagi ngedengerin pf ngomel-ngomel gara-gara lo'.
E masih berani bales juga: 'lah ko gua? Haha sifat cowonya lagi keluar aja kali'. Bikin gondok nggak sih? Nih ya pertama dia udah bohong kalo handycamnya ada batrenya (nggaktau deng), kedua dia bilang mini dv CUMAN 23rb tapi nyatanya 55rb, ketiga dia bilang harus sabtu pagi di balikin tp di depan espe dia bilang balikin kapan aja. Woo dasar bunken nyari kesempetan. Udelah ngomongin dia nambah dose. Jadi kita di anterin daus sampe sklh, tadinya kaya nggak boleh masuk gt kan. Terus gue buka jendela, gue coba ngomong sama satpamnya. Masuknye sih boleh akhirnya tapi jendelanya nggak bisa ditutup pake tombolnya. Jadi lo harus narik kacanya, memalukan karena itu ditengah hujan. Mobilnya masuk kan ke depan lobi. Bagusnya ica turun kan dari mobil, karena espe dan pf di belakang, mereka nyuruh gue tutup dulu pintunya. Dasar emang nalar gue suka nggak jalan, pintunya gue tutup tapi guenya nggak keluar padahal maunya mereka--> gue keluar abis itu tutup pintunya -__-. Malu loh kalo jd gue. Karena lobby sedang rame-ramenya manusia. Terus-terus nungguin ibu kan lamaaa kali, krn lg belanja-belanja buat menuhin perlengkapan haji. Lama banget ditungguinnya kan akhirnya gue pulang naik bajaj deh. Pas nyampe rumah orang rumah lg pada sibuk masak-masak, mau bantuin tapi capek jadi cuma bantu motong telor sm kentang. Abis itu gue naik ke kamar, capek jadi ketiduran deh. Bangun-bangun masih jam 11 tapi rumah tuh rame banget karna pakde dan bude gue dari nyokap pada dateng semua tapi entah kenapa malem itu gue ngeliat muka nyokap gue senang sekali. Mungkin karena keluarganya ternyata pada mau nganterin dia kaliya.

sabtu 141109
hari terberat, haha nggak juga sih. tapi gue nggak mau hari itu datang. ngaterin ayah-ibu ke bandara dan 'waving good bye' isn't that easy. rasanya sulit sekali melepas mereka. apalagi ibu, orang yang selama ini gue anggep nggak merhatiin gue tapi di detik-detik menuju keberangkatannya, kita semakin dekat dan dia semakin sayang sama gue. ya meskipun kalo di telfon selalu nanya 'adek lagi apa, mbak?'. tapi ibuy tetep perhatian kok sama gue dan gue sekarang bisa ngerti alesan ibu sayaaaaaaaaang sekali dengan adek allam. oh ya pada hari sabtu nan kelam ini aku menangis lohhh melepas kepergian ayah-ibu.
pertamanya gue mencoba tegar, halahlah. tapi begitu liat orang-orang pada ngerubunin di depan rumah, gue jadi sedih. apalagi waktu ayah-ibu di adzanin sebelum berangkat. gue merinding sampe nangis gitu, dikit. tapi gue masih bisa nahan dan meyembunyikannya.
pas nyampe airport juga biasa-biasa aja semuanya normal. tapi waktu mau masuk pintu keberangkatan, ada anak perempuan juga lebih kecil dari gue tapi ayah-ibunya juga pergi haji dan dia menangis kejaaaaaaaaar sekali. gue jadi nggak tahan, akhirnya pas meluk ayah air mataku tertumpahkan. nggak bisa berhenti nangis tapi untungnya gue nggak selebay 'nao', hehe pardon. sedih sekali lah pokoknya.

minggu 151109
aku terbangun karena telfon ibu, awaw. mendengarnya di telfon langsung gue bangkit dari kubur percis kaya, ya setan bangkit dari kubur dengan rambut yang berantakan dan iler dimana-mana--->bedanya kalo setan darah yang kemana-mana bukan iler. ah tapi elo mah mau iler yang kemana-mana juga tetep aja nyeremin. okeoke nggak jelas, telfonnya langsung gue rebut, mendengar suaranya membuatku lega mengetahui mereka baik-baik saja dan berada dalam lindunggan-Nya. terus gue nangis lagi sedikit gara-gara kemaren denger berita 40 orang meninggal dan gue liat orang di dorong-dorong karena berebut mencium hajar aswat. tapi cuma nelfon bentar, padahal banyak sekali yang ingin kuceritakan. tapi pas di telfon lagi, bukan suara lembut ibu yang kudengar. tapi suara orang yang fasih berbahasa arab lengkap dengan qolqolahnya (baca:mailbox).

itu aja sih ceritanya, hihi. nggak jelas ya? maaf aja deh gue tidak dilahirkan untuk menjadi seorang penulis. fyi, sebenernya tulisannya udah dibuat dari minggu tapi belum selesai terus jadi tertunda hingga hari ini.